Wulansulutnews.com– Ibadah pemakaman almarhum Vikly Aditya Koroh, korban kasus penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia, berlangsung aman dan kondusif di Kelurahan Watulambot Lingkungan I, Kecamatan Tondano Barat, Kabupaten Minahasa, Minggu (05/04/2026) pukul 13.30 WITA.
Kegiatan yang dilaksanakan di rumah duka keluarga Koroh–Maukar tersebut mendapat pengamanan ketat dari jajaran Polres Minahasa bersama Polsek Tondano. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops AKP Asprijono Djohar dengan melibatkan sebanyak 98 personel gabungan.
Sejak awal pelaksanaan ibadah hingga proses pengantaran jenazah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sekep, aparat kepolisian melakukan pengawalan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.
Polres Minahasa juga mengimbau kepada para pelayat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap tertib dalam iring-iringan pengantaran jenazah serta tidak menggeber kendaraan menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu suasana duka.
Kapolres Minahasa turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Ia juga mengajak masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.
“Kami memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami mengimbau agar tidak ada aksi main hakim sendiri yang justru dapat merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Dengan pengamanan maksimal serta dukungan masyarakat, seluruh rangkaian ibadah pemakaman berlangsung dengan khidmat, aman, dan kondusif. (pnk)










