Wulansulutnews.com- Dalam setiap kontestasi pemilihan, masyarakat tentu berharap pemimpin yang tidak hanya pandai berjanji, tetapi memiliki rekam jejak nyata dalam membangun desa. Hal itulah yang menjadi kekuatan Treisje Dyana Dewi Rawung, ST, Calon Hukum Tua Desa Tombasian atas Nomor Urut 1.
Treisje memilih berbicara melalui hasil kerja dan pengabdian yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat selama menjabat sebagai Hukum Tua.
“Bagi saya, kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata. Apa yang sudah dilakukan selama ini adalah bukti bahwa pembangunan desa harus terus berjalan dan manfaatnya dirasakan oleh warga,” ujar Treisje.
Selama memimpin Desa Tombasian atas, sejumlah program berhasil diwujudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya adalah program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang berhasil menghadirkan 50 unit bantuan rumah layak huni bagi warga Tombasian atas yang membutuhkan.
Tidak hanya itu, pada tahun 2021 Pemerintah Desa Tombasian atas juga berhasil menghadirkan program PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) yang menjadi langkah penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.
Komitmen tersebut berlanjut pada tahun 2022 melalui dukungan DAK Kabupaten Minahasa, yang semakin memperkuat infrastruktur air bersih desa. Hasilnya, banyak warga yang kini dapat menikmati akses air bersih yang mengalir langsung hingga ke rumah-rumah penduduk, sesuatu yang sebelumnya menjadi harapan besar masyarakat.
Bagi warga, pembangunan tersebut bukan sekadar angka dalam laporan, melainkan manfaat yang dirasakan setiap hari. Rumah yang lebih layak ditempati dan akses air bersih yang lebih mudah menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa dapat menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat.
Treisje meyakini bahwa membangun desa harus dilakukan dengan hati, keberanian, dan kerja yang konsisten. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan melanjutkan berbagai capaian pembangunan yang telah dirintis bersama.
“Perjalanan membangun Desa Tombasian atas belum selesai. Masih banyak yang harus dikerjakan demi masa depan yang lebih baik. Saya percaya, dengan kebersamaan, kita bisa melanjutkan kemajuan yang sudah ada dan menghadirkan lebih banyak manfaat bagi masyarakat,” tutur Treisje
Dengan rekam jejak yang telah terbukti, Treisje Rawung hadir bukan hanya membawa harapan, tetapi juga membawa pengalaman dan hasil nyata yang telah dirasakan masyarakat.
Bagi Treisje, pembangunan terbaik bukanlah janji yang diucapkan, melainkan bukti yang telah hadir di tengah kehidupan masyarakat desa Tombasian atas tercinta. (pnk)










