Wulansulutnews.com- Bupati Minahasa Robby Dondokambey turun langsung dalam kegiatan penanaman cabai rawit di Kebun Kelompok Tani Pinasungkulan, Desa Parepei, Kecamatan Remboken, Selasa (27/5/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung pengendalian inflasi melalui peningkatan produksi hortikultura.
Penanaman cabai rawit tersebut menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mengingat cabai merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki pengaruh signifikan terhadap inflasi daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Minahasa. Oleh karena itu, penguatan produksi pertanian, khususnya cabai rawit, terus didorong agar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan petani sekaligus stabilitas ekonomi daerah.
“Penanaman cabai ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pengendalian inflasi di daerah,” ujar Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh kelompok tani untuk terus memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian secara produktif, inovatif, dan berkelanjutan, serta memperkuat semangat gotong royong dalam mengembangkan sektor pertanian di Minahasa.
Pemerintah Kabupaten Minahasa, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan melalui pendampingan, penyuluhan, serta pemberdayaan petani agar mampu meningkatkan hasil produksi dan daya saing pertanian daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Minahasa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Sosial, Plt. Kasat Pol PP, Plt. Kadis Kominfo, Kabag Perekonomian, Kabag Prokopim, Camat Remboken, Hukum Tua Desa Parepei, para penyuluh pertanian, serta Kelompok Tani Pinasungkulan dan tokoh masyarakat setempat.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong terwujudnya Minahasa yang mandiri pangan dan sejahtera. (pnk)









