Wulansulutnews.com – Momen pelantikan Hukum Tua se-Kabupaten Minahasa tahun 2026 menghadirkan kisah inspiratif dari Kecamatan Sonder. Dua bersaudara, Nowdy Turangan dan Melhie Huibert Turangan, resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya sebagai Hukum Tua untuk masa jabatan 2026–2034.
Nowdy Turangan dipercaya memimpin Desa Tounelet, sementara sang kakak, Melhie Huibert Turangan, mengemban amanah sebagai Hukum Tua Desa Tounelet Satu. Keduanya dilantik bersama 128 Hukum Tua lainnya di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Selasa (14/7/2026).
Pelantikan ini menjadi momen istimewa bagi keluarga Turangan. Jejak pengabdian yang telah dibangun keluarga kembali berlanjut, mengingat Nowdy dan Melhie merupakan putra-putra dari mantan Hukum Tua Desa Tounelet Raya yang pernah memimpin dan mengabdikan diri bagi masyarakat.
Bagi Nowdy Turangan, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan.
Jabatan ini bukan sebuah kebanggaan, melainkan amanah besar yang dipercayakan masyarakat kepada saya. Saya ingin mengabdi bagi masyarakat Desa Tounelet dengan penuh ketulusan hati, bekerja tanpa membeda-bedakan, serta memastikan setiap kebijakan selalu berpihak kepada kepentingan masyarakat. Mari kita tinggalkan segala perbedaan, satukan langkah, dan bersama-sama membawa Tounelet menjadi desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tegas Nowdy Turangan.
Ia juga mengajak seluruh perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga untuk berjalan bersama membangun desa. Menurutnya, kemajuan tidak akan tercapai tanpa persatuan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, pelantikan Melhie Huibert Turangan sebagai Hukum Tua Desa Tounelet Satu turut menambah kebanggaan keluarga. Dua bersaudara ini kini memikul amanah besar untuk memimpin dua desa yang lahir dari sejarah Tounelet Raya, dengan harapan mampu menghadirkan pemerintahan yang bersih, pelayanan yang maksimal, serta pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan tekad mengabdi secara tulus dan semangat kebersamaan, Nowdy dan Melhie Turangan berharap seluruh masyarakat dapat bersatu membangun desa masing-masing. Mereka meyakini bahwa kemajuan hanya dapat diwujudkan melalui persatuan, gotong royong, dan kepedulian bersama, demi masa depan Desa Tounelet dan Desa Tounelet Satu yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera. (pnk)









