Warga Tulap Bakar Mobil Terduga Pelaku Potas Anjing, Polisi Lakukan Penyelidikan

banner 468x60

Wulansulutnews.com- Warga Desa Tulap, Kecamatan Kombi, dikejutkan insiden pembakaran sebuah mobil yang diduga digunakan untuk aktivitas doger atau potas anjing, sekitar pukul 03.50 WITA di Jalan Jaga III.

Peristiwa ini memicu kepanikan sekaligus kemarahan masyarakat yang selama ini telah resah dengan maraknya kasus pencurian dan peracunan anjing peliharaan.

Menurut para saksi Sten Wawolangi, Joni Tumbol, Deni Mamahit, dan Mexel Tumbol kejadian bermula ketika warga mencurigai beberapa mobil asing melintas di jalan lorong desa. Kecurigaan memuncak setelah beberapa anjing milik warga, termasuk milik Jery Lasut, Rowan Seroh, Adol Mamahit, dan Wely Roring, ditemukan mati di jalan, diduga akibat potas.

Situasi memanas ketika warga berhasil menghentikan sebuah Toyota Avanza hitam DB 1710 ML. Saat diperiksa, warga menemukan empat ekor anjing mati di dalam bagasi, salah satunya milik Rowan Seroh. Tiga orang yang berada dalam mobil tersebut langsung melarikan diri sebelum warga sempat mengamankan mereka. Emosi warga yang memuncak berujung pada aksi spontan membakar mobil tersebut.

Kapolsek Kombi, IPTU Alen Pop Lariwu, S.H., bersama anggota Polsek segera mendatangi lokasi dan melakukan Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti. Kapolsek mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

“Kami akan mendalami kasus ini dan menindak sesuai hukum. Jika masyarakat menemukan indikasi pelanggaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai prosedur,” tegas Kapolsek Kombi.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Dokumentasi lengkap kejadian telah dicatat sebagai bagian dari penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (pink)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60