MUSANCAB PDI Perjuangan Minahasa Bergelora

banner 468x60

Wulansulutnews.com– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) terus memanaskan mesin organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Semangat itu terlihat dalam pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (MUSANCAB) PDI Perjuangan se-Kabupaten Minahasa yang digelar di Tondano, Rabu (13/5/2026).

Mengusung tema “Satyam Eva Jayate, Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam,” kegiatan berlangsung penuh semangat dan soliditas kader. Hadir dalam agenda tersebut jajaran DPD dan DPC partai, anggota DPR RI, mantan Bupati, Bupati Minahasa, kader, hingga pengurus PAC se-Kabupaten Minahasa.

Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Prof. Dr. (H.C) Olly Dondokambey SE., menegaskan, MUSANCAB menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi partai menghadapi agenda politik ke depan, termasuk pesta demokrasi tahun 2029.

“Kita bersyukur kepada Tuhan karena masih diberikan kesempatan berkumpul dalam momentum konsolidasi partai. Mudah-mudahan apa yang direncanakan ke depan dapat berjalan dengan baik,” ujar Olly di hadapan peserta MUSANCAB.

Olly menegaskan, proses pembentukan kepengurusan PAC hingga ranting dan anak ranting harus tuntas paling lambat Agustus 2026. Seluruh pengurus PAC, kata dia, wajib melewati proses seleksi agar benar-benar siap menjalankan fungsi organisasi dan perjuangan partai di tengah masyarakat.

Menurutnya, kekuatan PDI Perjuangan sangat bergantung pada soliditas struktur hingga tingkat bawah. Karena itu, seluruh jajaran diminta memperkuat koordinasi, disiplin organisasi, serta memastikan mesin partai bergerak aktif di setiap wilayah.

“Kalau ada yang menjadi perangkat desa atau jabatan lain yang bertentangan dengan aturan partai, maka harus diperhatikan serius karena bisa berdampak pada partai,” tegas Olly.

Tak hanya menyoroti kedisiplinan kader, Olly juga meminta pengurus PAC yang baru untuk aktif menyampaikan kerja-kerja partai kepada masyarakat. Ia menilai sejarah perjuangan dan ideologi PDI Perjuangan harus terus diwariskan kepada generasi muda agar semangat perjuangan tetap hidup.

“PDI Perjuangan lahir dari perjuangan panjang dan memiliki ideologi yang jelas. Karena itu sampai hari ini tetap diperhitungkan dalam menentukan kebijakan di republik ini,” katanya.

Menghadapi demokrasi 2029, Olly mengingatkan seluruh kader agar tetap solid, disiplin, dan fokus bekerja untuk rakyat demi menjaga kepercayaan masyarakat.

“Kita harus bekerja sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing demi memperkuat partai dan menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP., menegaskan MUSANCAB bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi momentum mempererat persaudaraan kader sekaligus menyatukan langkah perjuangan partai menuju kemenangan politik ke depan.

“Sebagai partai ideologis, kita harus terus menjaga semangat gotong royong, disiplin organisasi, dan loyalitas terhadap garis perjuangan partai,” tutup Robby. (pnk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *