Wulansulutnews.com- Bagi sebagian orang, membangun desa mungkin hanya soal program dan pembangunan fisik. Namun bagi Tresye Dyanadewi Rawung, membangun Desa Tombasian Atas adalah tentang menjaga harapan, mendengar suara masyarakat, dan melayani dengan hati.
Dengan nomor urut 1 dan semangat “Lanjutkan”, Tresye menyatakan kesiapannya untuk kembali mengabdikan diri demi kemajuan Desa Tombasian Atas yang lebih baik di masa depan.
Sosok Tresye dikenal masyarakat sebagai pribadi yang sederhana dan dekat dengan warga. Dalam berbagai kesempatan, ia kerap hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung keluhan maupun harapan warga, mulai dari kebutuhan infrastruktur, pelayanan sosial, hingga kesejahteraan keluarga di desa.
“Yang paling penting bagi saya adalah masyarakat merasa diperhatikan dan dilayani. Desa akan maju kalau kita berjalan bersama,” ungkap Tresye penuh ketulusan.
Ia juga menegaskan bahwa apa yang sudah baik di desa harus terus dijaga dan dilanjutkan. Karena menurutnya, kemajuan desa bukan hasil kerja satu orang, melainkan kerja bersama seluruh masyarakat.
Melalui semangat “Lanjutkan”, Tresye ingin menghadirkan pemerintahan desa yang semakin dekat dengan rakyat, terbuka, dan mampu menjadi tempat bersandar bagi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan.
Dukungan warga pun terus mengalir. Banyak masyarakat berharap kepemimpinan yang mengutamakan kebersamaan dan kepedulian itu dapat terus berlanjut demi masa depan Tombasian Atas yang lebih maju dan sejahtera.
Kini, dengan nomor urut 1 di tangan, Tresye Rawung datang bukan sekadar membawa janji, tetapi membawa niat untuk terus melayani dan berjalan bersama masyarakat Desa Tombasian Atas. (pnk)










