Wulansulutnews.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa resmi menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Minahasa, Senin (17/11/2025). Penyampaian ini menjadi langkah awal dalam penyusunan APBD 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Minahasa DR. Robby Dondokambey, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa Tahun Anggaran 2026 akan menjadi fase percepatan pembangunan daerah, terutama pada sektor-sektor strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan Minahasa tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Tahun 2026 harus menjadi momentum percepatan, terutama dalam pengembangan pariwisata yang menjadi motor ekonomi daerah,”tegas Bupati.

Lima Fokus Utama KUA–PPAS 2026

1. Penguatan sektor pariwisata sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah.

2. Peningkatan kualitas SDM, melalui pendidikan, pelatihan kerja, dan pemberdayaan pemuda.

3. Percepatan penurunan kemiskinan ekstrem dan pengendalian inflasi.

4. Pembangunan infrastruktur strategis, baik fisik maupun digital, untuk membuka akses dan pemerataan pembangunan desa kota.

5. Optimalisasi pelayanan publik melalui inovasi dan efisiensi tata kelola pemerintahan.

Ketua DPRD Minahasa menyampaikan apresiasi atas pemaparan tersebut dan menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting agar APBD 2026 benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“DPRD siap bersinergi agar arah kebijakan anggaran 2026 terwujud sesuai kebutuhan rakyat Minahasa,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi komitmen DPRD Minahasa dalam mendukung pembangunan daerah. Seluruh program yang dirancang untuk tahun 2026, lanjutnya, diarahkan pada pencapaian visi “Minahasa Maju, Hebat, dan Sejahtera.”

Rapat Paripurna ditutup dengan penandatanganan berita acara penyampaian KUA–PPAS 2026 sebagai tahapan menuju pembahasan bersama antara TAPD dan DPRD Minahasa. (pink)