Wulansulutnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa kembali menghidupkan perjuangan panjang untuk mengantarkan Kyai Modjo (Kyai Muhammad Muslim) meraih Gelar Pahlawan Nasional.
Setelah sempat terhenti selama sekitar 13 tahun, proses pengusulan kini kembali diaktifkan melalui koordinasi langsung dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS., MAP, bersama Sekretaris Daerah Dr. Lynda Watania, MM, M.Si, untuk memperjuangkan pengakuan negara atas jasa besar Kyai Modjo dalam sejarah perjuangan bangsa.
Mewakili pemerintah Kabupaten Minahasa, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Minahasa, Pdt. Dr. Geovanny Rorora, M.Th, melakukan koordinasi dan konsultasi di Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos RI. Ia diterima langsung oleh Direktur Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial, Yahya.
Pertemuan berlangsung produktif dengan membahas tahapan reaktivasi usulan, mulai dari mekanisme hingga kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi agar proses penetapan Kyai Modjo sebagai Pahlawan Nasional dapat kembali berjalan.
“Puji Tuhan, kami diterima dengan sangat baik dan memperoleh arahan langsung mengenai proses reaktivasi usulan yang telah mengendap sekitar 13 tahun. Ini menjadi titik awal yang sangat penting untuk melanjutkan perjuangan ini,” ujar Geovanny Rorora.
Menurutnya, perjuangan tersebut bukan sekadar mengusulkan sebuah gelar, tetapi juga menghadirkan kembali penghormatan negara terhadap tokoh pejuang yang telah mewariskan nilai persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan yang masih hidup hingga kini di tengah masyarakat Kampung Jawa Tondano.
“Kyai Modjo bukan hanya bagian dari sejarah Minahasa, tetapi juga sejarah Indonesia. Sudah selayaknya jasa dan pengorbanan beliau mendapat penghargaan tertinggi dari negara,” katanya.
Ia menambahkan, dukungan penuh Bupati Robby Dondokambey, Wakil Bupati Vanda Sarundajang, dan Sekda Lynda Watania menjadi energi bagi Pemkab Minahasa untuk terus mengawal proses tersebut hingga tuntas.
Di sela agenda koordinasi, Kabag Kesra Minahasa juga bersilaturahmi dengan Anton Joko Susmana (AJB), Staf Ahli Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, guna memperkuat sinergi dan komunikasi dengan jajaran Kementerian Sosial RI.
Pemkab Minahasa berharap reaktivasi usulan ini menjadi momentum untuk menghadirkan kembali penghormatan negara kepada Kyai Modjo sebagai salah satu tokoh pejuang bangsa. Lebih dari itu, perjuangan ini diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Kampung Jawa Tondano, Minahasa, hingga seluruh rakyat Indonesia. (pnk)










