Dari Balik Jeruji, WBP Lapas Manado Buktikan Kreativitas Lewat Produk Bernilai Ekonomi

banner 468x60

Wulansulutnews.com- Tembok penjara bukanlah akhir dari ruang berkarya. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado, semangat untuk bangkit dan mandiri terus tumbuh melalui program Pembinaan Kemandirian yang memberi kesempatan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengasah keterampilan sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Beragam hasil karya lahir dari tangan-tangan kreatif para warga binaan, mulai dari kerajinan tangan, meubel, hingga berbagai produk kreatif lainnya. Seluruh proses pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dengan pendampingan petugas serta instruktur, sehingga setiap WBP memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kepala Lapas Kelas IIA Manado, Krisman Ziliwu, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dari sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan perilaku, tetapi juga pemberdayaan kemampuan warga binaan.

“Pembinaan kemandirian bukan sekadar mengisi waktu selama menjalani pidana, tetapi menjadi sarana membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi modal untuk hidup mandiri setelah bebas,” ujar Krisman, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, setiap kegiatan pembinaan dirancang untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta etos kerja. Hasil karya yang dihasilkan menjadi bukti bahwa warga binaan memiliki potensi besar untuk berkembang apabila memperoleh kesempatan dan pendampingan yang tepat.

Program ini juga sejalan dengan komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada reintegrasi sosial. Harapannya, setiap warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih mandiri, produktif, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.

Ke depan, Lapas Kelas IIA Manado berkomitmen terus menghadirkan berbagai inovasi pembinaan melalui sinergi dengan berbagai pihak. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lebih banyak peluang bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi diri, sehingga masa pidana benar-benar menjadi proses pembelajaran menuju kehidupan yang lebih baik. (pnk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *