Wulansulutnews.com – Sosok pendidik yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk mencerdaskan generasi muda kini terpanggil untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat dalam ruang yang lebih luas. Dialah John F. Koampa, S.Pd, Calon Hukum Tua Desa Tombasian Atas, Kecamatan Kawangkoan Barat, Nomor Urut 3.
Dengan pengalaman panjang sebagai guru selama 37 tahun dan menjabat Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Kawangkoan selama 17 tahun, John Koampa dikenal sebagai figur yang dekat dengan masyarakat, disiplin dalam bekerja, serta memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan sumber daya manusia.
Mengusung tagline “Dari Ruang Sekolah Menuju Balai Desa”, John Koampa membawa semangat pengabdian yang lahir dari dunia pendidikan untuk membangun Desa Tombasian Atas yang lebih maju, mandiri, aman, sejahtera, dan berkeadilan.
Dalam visi yang diusungnya, John Koampa bertekad menghadirkan pemerintahan desa yang terbuka, profesional, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
“Pengalaman saya sebagai guru dan kepala sekolah mengajarkan bahwa kemajuan hanya dapat dicapai melalui kerja sama, kejujuran, dan pelayanan yang tulus. Prinsip itu yang ingin saya bawa dalam pemerintahan desa,” ungkapnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, John Koampa menyiapkan sejumlah program prioritas yang tertuang dalam misinya, antara lain mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang jujur, transparan, adil, dan berwibawa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan BUMDes yang efektif dan produktif, serta memperkuat pembangunan sarana dan prasarana di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.
Selain itu, ia juga berkomitmen memperjuangkan jaminan kesehatan masyarakat serta menjaga kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman denominasi gereja yang ada di Desa Tombasian Atas.
Tak hanya dikenal sebagai pendidik, John Koampa juga memiliki jiwa seni yang kuat. Di masa pensiunnya, ia aktif sebagai pelukis, sebuah aktivitas yang menurutnya mengajarkan ketelitian, kesabaran, dan kreativitas dalam melihat berbagai persoalan kehidupan.
Baginya, membangun desa tidak hanya soal pembangunan fisik semata, tetapi juga membangun karakter, kebersamaan, serta membuka ruang bagi seluruh masyarakat untuk ikut terlibat dalam proses pembangunan.
Dengan bekal pengalaman panjang di dunia pendidikan dan semangat melayani masyarakat, John F. Koampa berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan baru Desa Tombasian Atas menuju masa depan yang lebih baik. (pnk)










