Martina Watok Ajak Warga Minahasa Jadikan Kebersihan sebagai Budaya Hidup

banner 468x60

Wulansulutnews.com- Semangat menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi merupakan kewajiban seluruh masyarakat.

Pesan itulah yang disampaikan Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Martina W. Dondokambey-Lengkong, SE, saat mengikuti Apel Kerja Bakti dan aksi bersih-bersih lingkungan yang digelar Pemerintah Kabupaten Minahasa di Lapangan Dr. Sam Ratulangi Tondano, Kamis (4/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Martina hadir didampingi jajaran pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) bersama jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa, menunjukkan dukungan terhadap gerakan bersama menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Kegiatan yang diprakarsai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Minahasa tersebut dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Minahasa, Dr. Arody Tangkere, MAP.

Di sela kegiatan, Martina mengajak seluruh masyarakat Minahasa turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari sekaligus wujud syukur dan refleksi iman. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan sehat hanya dapat terwujud melalui kesadaran serta keterlibatan semua pihak.

“Kerja bakti bukan hanya milik ASN. Masyarakat juga harus menjadi pelopor dalam menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari rumah, lingkungan sekitar, hingga fasilitas umum. Jika dilakukan bersama-sama, manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Martina menilai budaya gotong royong yang telah menjadi identitas masyarakat Minahasa harus terus dipelihara dan diwujudkan melalui tindakan nyata. Kebiasaan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran air, serta menjaga kebersihan halaman rumah merupakan langkah kecil yang membawa dampak besar bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Minahasa yang dibacakan Asisten II, ditegaskan bahwa kegiatan kerja bakti kali ini memiliki makna strategis dalam menghadapi musim penghujan. Pembersihan drainase dan saluran air dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi genangan maupun banjir yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Aksi bersih-bersih difokuskan di sepanjang ruas jalan dari kawasan Patung Korengkeng hingga Tonsaru. Selain menjaga kebersihan dan kelancaran aliran air, jalur tersebut juga akan digunakan dalam kegiatan Fun Bike memperingati HUT ke-68 Kodam XIII/Merdeka.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga wajah Kabupaten Minahasa, mengingat jalur tersebut melintasi sejumlah ikon daerah seperti Patung Korengkeng, Benteng Moraya, hingga kawasan wisata Danau Tondano yang menjadi salah satu daya tarik wisatawan.

Melalui kegiatan ini, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Martina Watok Dondokambey-Lengkong, SE., bersama jajaran menunjukkan dukungan nyata terhadap program pemerintah pusat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri.

Martina berharap semangat menjaga kebersihan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi tumbuh menjadi gerakan bersama yang terus hidup di tengah masyarakat.

“Minahasa yang bersih, sehat, dan indah adalah tanggung jawab kita bersama. Mari jadikan kebersihan sebagai budaya dan kebutuhan, bukan hanya ketika ada kegiatan kerja bakti, melainkan wujud iman kita” pungkasnya. (pnk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *