Wulansulutnews.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa bergerak cepat menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang belakangan melanda sejumlah wilayah.
Pemkab Minahasa menggelar apel kerja bakti massal yang dipimpin langsung Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP., di Stadion Maesa Tondano, pada Jumat (29/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Minahasa, Martina W. Dondokambey-Lengkong, SE., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si.,
Usai apel, seluruh ASN langsung turun ke lapangan membersihkan drainase, fasilitas umum, kawasan olahraga, serta titik-titik rawan genangan dan longsor.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak hujan deras yang berpotensi menyebabkan banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang.
“Kebersihan kawasan olahraga dan fasilitas publik ini penting. Kita harus antisipasi potensi banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang,” ujar Bupati Robby saat memberikan arahan.
Menurutnya, mitigasi bencana tidak selalu dimulai dari langkah besar, tetapi dari kebiasaan sederhana menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan aliran drainase tetap lancar.
Pemerintah Kabupaten Minahasa sendiri menilai persoalan sampah masih menjadi penyebab utama terjadinya genangan air di sejumlah titik, akibat saluran air yang tersumbat sampah rumah tangga.
Namun perhatian pemerintah pagi itu juga tertuju pada kawasan Benteng Moraya. Di lokasi tersebut ditemukan tumpukan sampah plastik dalam karung-karung besar yang diduga sengaja dibuang oleh oknum tak bertanggung jawab pada malam hingga dini hari.
Menanggapi temuan tersebut, Bupati Robby langsung menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Satpol PP untuk meningkatkan pengawasan di lapangan.
“Saya sudah instruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Satpol PP untuk bergerak. Tingkatkan pengawasan di lapangan,” tegasnya.
Melalui kerja bakti massal ini, pemerintah berharap semangat menjaga kebersihan lingkungan dapat menjadi gerakan bersama antara ASN dan masyarakat.
Sebab menurut Bupati Robby, keberhasilan mitigasi bencana tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. (pnk)










