Wulansulutnews.com– Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada seluruh masyarakat untuk mengantisipasi potensi bencana akibat fenomena El Nino yang diperkirakan berdampak pada musim kemarau yang lebih panjang dan lebih kering sepanjang tahun 2026.
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami kemarau yang lebih kering dari normal dengan potensi peningkatan risiko kekeringan dan kebakaran hutan maupun lahan.
Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS., MAP mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mencegah terjadinya bencana, serta menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan.
Dalam imbauan tersebut, masyarakat diminta mewaspadai sejumlah dampak yang berpotensi terjadi akibat El Nino, antara lain kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, meningkatnya gangguan kesehatan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta gangguan terhadap ketahanan pangan.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau menggunakan air secara hemat sesuai kebutuhan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok di lahan kering, serta memastikan penggunaan listrik dan kompor gas dalam kondisi aman. Masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kesehatan dengan menggunakan masker saat kondisi udara berdebu dan menjaga daya tahan tubuh.
Kepada seluruh camat, hukum tua, dan lurah, Pemerintah Kabupaten Minahasa meminta agar segera menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat melalui pengeras suara maupun sarana informasi lainnya di wilayah masing-masing sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi bencana.
Apabila terjadi kejadian bencana, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada BPBD Kabupaten Minahasa dengan menyertakan identitas pelapor, jenis bencana, lokasi kejadian, serta dokumentasi foto agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Pemerintah Kabupaten Minahasa menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan sejak dini, diharapkan risiko bencana akibat fenomena El Nino dapat diminimalkan sehingga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terjaga. (pnk)










