Wulansulutnews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satu langkah strategis yang kini dipercepat adalah pengoperasian Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), fasilitas yang akan menjadi ujung tombak deteksi dini penyakit, pengawasan kesehatan lingkungan, hingga penanganan cepat Kejadian Luar Biasa (KLB).
Pembangunan fisik Labkesmas telah selesai sejak 2025. Kini, Pemkab Minahasa tengah menuntaskan berbagai persyaratan operasional sesuai regulasi Kementerian Kesehatan agar laboratorium tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa, Dr. dr. Olviane Rattu, M.Kes, mengatakan kehadiran Labkesmas merupakan bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional pascapandemi COVID-19 yang bertujuan memperkuat ketahanan kesehatan daerah.
“Labkesmas akan memperkuat deteksi dini penyakit, surveilans, serta pelayanan pemeriksaan laboratorium yang lebih cepat, akurat, dan berkualitas bagi masyarakat,” ujar Rattu, Jumat (7/8/2026).
Ia menjelaskan, pandemi COVID-19 memberikan pelajaran penting bahwa daerah harus memiliki laboratorium yang mampu melakukan pemeriksaan secara mandiri. Selama pandemi, banyak sampel harus dikirim ke laboratorium di tingkat pusat sehingga proses pemeriksaan membutuhkan waktu lebih lama.
Dengan hadirnya Labkesmas, masyarakat Minahasa nantinya akan menikmati berbagai manfaat, mulai dari pemeriksaan laboratorium dasar, deteksi dini potensi wabah, pengawasan kualitas air, makanan, dan lingkungan, hingga dukungan penanganan cepat saat terjadi keracunan massal maupun kejadian luar biasa.
Keberadaan Labkesmas juga akan memperkuat layanan kesehatan primer di puskesmas, sehingga masyarakat tidak perlu lagi bergantung pada rumah sakit rujukan untuk sejumlah pemeriksaan laboratorium dasar.
Menurut Rattu, operasional Labkesmas harus memenuhi berbagai persyaratan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2023, meliputi legalitas, sumber daya manusia, organisasi, sarana-prasarana, hingga peralatan yang telah memenuhi standar.
“Saat ini Labkesmas Minahasa juga menjadi lokus pemenuhan peralatan dari Kementerian Kesehatan yang akan dilengkapi secara bertahap. Pemerintah Kabupaten Minahasa memberikan dukungan penuh agar seluruh persyaratan segera terpenuhi sehingga Labkesmas dapat beroperasi secepatnya,” tegasnya.
Pemkab Minahasa optimistis kehadiran Labkesmas akan menjadi tonggak baru peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah. Selain memberikan layanan yang lebih cepat dan akurat, fasilitas ini juga akan memperkuat kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi ancaman penyakit menular maupun potensi wabah di masa depan.
Dengan langkah ini, Minahasa semakin siap menghadirkan pelayanan kesehatan yang modern, responsif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. (pnk)










