Api Kembali Mengamuk di Minahasa, Damkar Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan

banner 468x60

Wulansulutnews.com-  Kebakaran lahan kembali terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Minahasa, Kamis (14/8/2026). Dalam sehari, sedikitnya tiga kejadian kebakaran lahan ditangani jajaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Minahasa.

Tiga lokasi tersebut masing-masing berada di Desa Toliang Oki, Kecamatan Eris; Desa Pineleng 1, Kecamatan Pineleng; serta Desa Tincep, Kecamatan Sonder.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Peristiwa pertama terjadi di kawasan bantaran Danau Tondano, Desa Toliang Oki. Laporan diterima petugas pada pukul 10.53 WITA dan personel tiba di lokasi sekitar pukul 11.02 WITA.

Damkar mengerahkan Unit Komando dan Unit 10 URC dengan kekuatan Brama 1, Kasi Operasi dan tujuh anggota. Api berhasil dipadamkan setelah sekitar 30 menit penanganan.

Beberapa waktu kemudian, kebakaran lahan kembali dilaporkan terjadi di area lahan pekuburan Desa Pineleng 1, Kecamatan Pineleng. Laporan diterima pukul 12.28 WITA dan petugas tiba di lokasi pukul 13.03 WITA.

Sebanyak Unit 10 URC dan unit suplai BPBD dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 60 menit, dengan melibatkan Kasi Operasi dan lima anggota.

Kebakaran lahan selanjutnya terjadi di Desa Tincep, Kecamatan Sonder. Laporan diterima petugas pada pukul 20.17 WITA. Dalam penanganannya, Damkar mengerahkan Unit 10 URC dan unit suplai BPBD, dengan personel Kasi Operasi bersama lima anggota.

Proses pemadaman di lokasi tersebut berlangsung sekitar 2 jam 30 menit hingga api berhasil dikendalikan.

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, ketiga kejadian tersebut diduga berkaitan dengan pembakaran yang sengaja dilakukan. Tidak terdapat laporan korban luka maupun korban meninggal dunia.

Pemerintah Kabupaten Minahasa, melalui Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Minahasa, Drs. Melky Luvy Rumate, M.Si., mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Rumate mengatakan, kondisi lahan yang mudah terbakar dapat membuat api dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan apabila tidak diawasi dengan baik.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Api bisa dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan, terutama ketika kondisi lahan kering,” ujar Rumate.

Ia juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau kebakaran.

“Kecepatan informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam melakukan penanganan. Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat pula kami bergerak untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,” katanya.

Rumate menegaskan, Damkar Minahasa akan terus meningkatkan kesiapsiagaan personel maupun armada untuk merespons setiap laporan kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Minahasa.

Rentetan kebakaran lahan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. (pnk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *