Wulansulutnews.com – Suasana haru menyelimuti keluarga besar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Minahasa. Kepala Dinas Kominfo Minahasa, Ricky Laloan, SH, memimpin sekaligus menghadiri ibadah penghiburan di rumah duka keluarga Tumatar–Rambing, Tondano, Jumat (10/7/2026).

Ibadah tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum Novry Tumatar, salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Diskominfo Kabupaten Minahasa yang telah berpulang ke rumah Bapa di Surga.
Turut hadir seluruh jajaran ASN dan staf Diskominfo Kabupaten Minahasa. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata solidaritas, kepedulian, dan semangat kekeluargaan yang selama ini terjalin erat di lingkungan Diskominfo.
Dalam sambutannya, Ricky Laloan menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum. Menurutnya, kehilangan Novry Tumatar tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga oleh seluruh rekan kerja yang mengenal almarhum sebagai pribadi yang baik, ramah, serta memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.
“Kehadiran kita malam ini merupakan wujud kasih, kebersamaan, dan kepedulian sebagai satu keluarga besar. Kita percaya setiap kehidupan berada dalam rencana Tuhan. Kiranya keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi masa-masa yang sulit ini,” ujar Ricky Laloan.
Ibadah berlangsung dengan penuh khidmat. Lantunan pujian, doa, serta penyampaian firman Tuhan menjadi sumber penguatan bagi keluarga yang berduka, sekaligus mengingatkan seluruh hadirin akan pentingnya kasih, persaudaraan, dan saling menopang dalam setiap musim kehidupan.
Kepergian almarhum Novry Tumatar meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Diskominfo Kabupaten Minahasa. Sosoknya dikenang sebagai rekan kerja yang rendah hati, mudah bergaul, serta senantiasa menunjukkan komitmen dan tanggung jawab dalam setiap tugas yang diembannya.
Melalui ibadah penghiburan ini, keluarga besar Diskominfo Kabupaten Minahasa kembali meneguhkan komitmen untuk terus menjaga persaudaraan, mempererat kebersamaan, serta saling menguatkan, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, tetapi juga dalam setiap suka dan duka yang dialami sesama rekan kerja.
Momentum tersebut menjadi cerminan bahwa nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan kekeluargaan tetap menjadi fondasi yang kokoh dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis di Pemerintah Kabupaten Minahasa. (pnk)









