Akhir Pencarian di Rano Lewo: Remaja 18 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

banner 468x60

Wulansulutnews.com– Peristiwa tragis terjadi di pemandian air panas Ranolewo, Desa Paslaten, Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa.

Seorang pemuda berusia 18 tahun bernama Faith Therry Kapugu, warga Desa Tumaratas Jaga IV, dilaporkan tenggelam saat berenang pada Rabu (18/03/2026) sekitar pukul 18.00 WITA.

Korban diketahui merupakan putra bungsu dari Bapak Gembala David Driss Kapugu dan Ibu Grace Lydia Tulangow.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban datang ke lokasi menggunakan sepeda motor Honda Vario putih dengan nomor polisi DB 5121 EZ untuk mandi di kolam air panas tersebut.

Menurut keterangan saksi, Robi Roboth, warga Desa Toraget, Kecamatan Langowan Utara, sebelum masuk ke kolam korban melepaskan pakaiannya di bagian selatan kolam dan hanya mengenakan celana pendek.

Korban kemudian berenang ke arah tengah kolam dan sempat beberapa kali bolak-balik. Namun, saat berada di tengah kolam, korban diduga mengalami kelelahan sehingga tidak mampu kembali ke tepi dan akhirnya tenggelam tanpa sempat muncul kembali ke permukaan.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Langowan Barat IPDA Andrew Nelwan, SH, bersama anggota segera turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal serta pengumpulan informasi. Pihak kepolisian bersama unsur Muspika, pemerintah desa, keluarga korban, dan masyarakat setempat langsung melakukan upaya pencarian.

Pencarian kemudian diperkuat oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Minahasa, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat. Upaya pencarian dilakukan secara intensif sejak malam kejadian.

Setelah kurang lebih satu hari pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Kamis (19/03/2026) sekitar pukul 14.40 WITA oleh tim SAR gabungan.

Korban pertama kali ditemukan oleh tim pemadam kebakaran (Damkar), yang dikenal sebagai “petarung api” pasukan senyap yang bekerja dengan hati, kerap hadir tanpa banyak sorotan namun memberi dampak besar bagi masyarakat.

Informasi di lapangan menyebutkan, korban diduga tersangkut di salah satu lubang (hole) di dasar kolam yang memiliki suhu air lebih panas dibandingkan area lainnya, sehingga berpotensi membahayakan pengunjung.

Kapolsek Langowan Barat menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait selama proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di lokasi wisata alam, khususnya di pemandian air panas yang memiliki potensi bahaya seperti lubang di dasar kolam dan perbedaan suhu air yang ekstrem.

Ucapan belasungkawa mendalam pun disampaikan kepada keluarga besar Kapugu-Tulangow yang tengah berduka atas kepergian almarhum Faith Therry Kapugu. (pink)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *