Polsek Kawangkoan dan Tim II Resmob Minahasa Bekuk 9 Pemuda Pembuat Onar

banner 468x60

Wulansulutnews.com- Suasana dini hari di Kecamatan Kawangkoan sempat memanas pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 01.00 Wita, setelah sekelompok pemuda dari Pok AAM melakukan teriakan keras (bakukuk) di kawasan Simpang Empat Kelurahan Kinali. Aksi itu langsung memicu keributan dan membuat warga berkumpul karena khawatir situasi membesar.

Mendapat laporan masyarakat, Kapolsek Kawangkoan IPTU Sem. Marthin, S.H., M.H., bersama Wakapolsek IPDA Dennie M. Setiawan, S.E., serta personel jaga segera menuju lokasi. Di tempat kejadian, warga menjelaskan bahwa keributan dipicu oleh kelompok pemuda asal Kelurahan Talikuran. Untuk meredam situasi, Kapolsek mengimbau dengan tegas agar warga segera membubarkan diri.

Patroli kemudian dilanjutkan ke Kelurahan Uner, Talikuran, dan Sendangan. Awalnya tidak ditemukan kelompok pemuda yang dimaksud, namun saat personel kembali menuju Mako Polsek, beberapa sepeda motor melintas sambil meneriakkan suara keras. Petugas langsung melakukan pengejaran.

Setibanya di Kelurahan Sendangan, Polsek Kawangkoan bersama Tim II Resmob Polres Minahasa dipimpin AIPDA Suryadi berhasil mengamankan sembilan pemuda yang diduga kuat sebagai pemicu keributan. Sejumlah di antaranya kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau.

Daftar Pemuda yang Diamankan (Inisial):

  1. R.S. (26), Buruh
  2. M.R. (17), Pelajar
  3. K.S. (17), Buruh – diduga membawa pisau (dibuang)
  4. A.S. (17), Pelajar
  5. A.P. (20), Buruh – membawa pisau
  6. C.B. (19), Penambang – membawa pisau
  7. C.P. (23), Buruh
  8. J.L. (19), Buruh – membawa pisau
  9. A.W. (17), Penambang – diduga membawa pisau (dibuang)

Dalam pemeriksaan, M.L. menerangkan bahwa aksi tersebut dipicu oleh dua pemuda Kinali berinisial E dan M yang melintas sambil berteriak keras, sehingga memicu kejar-kejaran dan bentrokan fisik. M bahkan menjadi korban pemukulan oleh anggota Pok AAM. Peristiwa ini juga disebut sebagai bagian dari perselisihan yang kerap muncul antara pemuda Kinali dan Talikuran.

Polsek Kawangkoan bersama Tim II Resmob Minahasa telah melakukan sejumlah langkah lanjutan, di antaranya, Mengidentifikasi seluruh anggota Pok AAM untuk mencegah bentrokan susulan, melakukan pencarian terhadap anggota lain yang belum ditemukan, berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan Kinali, Talikuran, dan Sendangan untuk memberikan edukasi kamtibmase, mengintensifkan koordinasi dengan Polres Minahasa untuk mencegah eskalasi konflik.

Kapolsek Kawangkoan menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

“Kami mengimbau masyarakat dan para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya. Setiap bentuk keributan dan tindakan pidana akan diproses sesuai hukum,” tegas IPTU Sem. Marthin.

Berkat penanganan cepat aparat, situasi terakhir di wilayah Kawangkoan telah kembali aman dan kondusif. (pink)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60