Wulansulutnews.com- Ibadah pemakaman dan upacara militer jenazah Almarhum Letkol Inf (Purn) Benny Adam, NRP 22411, digelar dengan penuh khidmat di Lingkungan II, Kelurahan Tataaran II, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Rabu (4/2/2026) pukul 12.00 WITA.
Kegiatan diikuti sekitar 150 orang dari unsur TNI, purnawirawan, keluarga, dan masyarakat.
Semasa hidup, Almarhum menjabat sebagai Perwira Penghubung Minahasa Selatan dan dikenal sebagai sosok prajurit yang berdedikasi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Upacara militer dipimpin Mayor Inf Recom Mulyadi selaku Inspektur Upacara yang juga menjabat Pabung Minahasa Selatan. Komandan Upacara dipercayakan kepada Lettu Inf Natanael Baweleng (Danramil 1302-05/Kombi), sementara Perwira Upacara Kapten Czi Sutrisno (Pasipers Kodim 1302/Minahasa).
Peserta upacara terdiri dari satu SST pasukan Kodim 1302/Minahasa, regu pengusung jenazah, penyelubung jenazah, serta pembawa foto almarhum.
Turut hadir dalam prosesi tersebut antara lain Kolonel (Purn) Rudy Linturan selaku Ketua PPAD Provinsi Sulawesi Utara, Mayor (Purn) Max Giroth selaku Ketua PEPABRI Kabupaten Minahasa, para Danramil jajaran Kodim 1302/Minahasa, Lurah Tataaran II Verra Panungkelan, S.Sos, anggota PPAD dan PEPABRI se-Kabupaten Minahasa, prajurit Kodim 1302/Minahasa, Pendeta Marce Ering, S.Th, tokoh masyarakat, serta jemaat Gereja Betlehem Tataaran II.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah pemakaman dan puji-pujian yang dipimpin Pdt. Marce Ering, S.Th. Selanjutnya dilaksanakan upacara persemayaman, disertai penyampaian sambutan duka dan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Dalam amanatnya, Mayor Inf Recom Mulyadi mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya prosesi upacara militer tersebut.
Usai persemayaman, jenazah diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Koya, Kecamatan Tondano Selatan. Di lokasi pemakaman dilaksanakan upacara militer yang ditandai dengan pembacaan riwayat hidup almarhum serta Apel Persada sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan ibadah penutup yang kembali dipimpin Pdt. Marce Ering, S.Th. Prosesi berakhir pada pukul 15.10 WITA dalam suasana aman, tertib, dan penuh khidmat. (pink)










