Wulansulutnews.com– Perayaan Tomohon Christ The King Festival 2025 berlangsung meriah dan khidmat pada Minggu (23/11/2025) di Jalan Poros Utama Kota Tomohon.
Kegiatan akbar yang diikuti sekitar 1.000 umat Katolik ini turut dihadiri Komandan Kodim 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng F. S., bersama Ketua Persit KCK Cabang XIV Dim 1302/Minahasa Ny. drg. Basaria Manurung, Sp.BM.
Acara dibuka dengan sambutan MC dan doa pembuka oleh PS Revi Tanotd. Suasana semakin hangat ketika Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH, pada pukul 12.40 WITA, menyampaikan ungkapan syukur atas perayaan puncak Hari Raya Yesus Kristus Raja Semesta Alam, sekaligus memperingati 150 tahun pembaptisan pertama umat Katolik di Tomohon.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Kevikepan serta panitia, dan berharap semangat pelayanan terus mendukung pembangunan dan program pemerintah.
Sementara itu, Uskup Manado, Monsinyur Benedrikus Estevanus Rolly Untu, MSC, dalam sambutannya mengingatkan umat akan teladan Kristus yang datang untuk melayani, serta mengajak seluruh umat ikut membangun Tomohon sebagai kota religius dan pusat pendidikan.
Tepat pukul 13.45 WITA, rangkaian festival berlanjut dengan Pawai Tomohon Christ The King Festival. Pawai yang menempuh rute dari Mako Rindam XIII/Merdeka hingga Patung Tololiu, Kelurahan Walian, ini diikuti 22 kelompok peserta dan berlangsung penuh sukacita.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya, Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH., Ketua DPRD Kota Tomohone, Ferdinand Mono Turang, S.Sos., Dandim 1302/MinahasaL, etkol Inf Bonaventura Ageng F. S., Mewakili Kapolres Tomohon, Iptu Musalino Patah, Anggota DPRD Kota Tomohon, Dr. Arie Lasut, Ketua Persit KCK Cabang XIV Dim 1302/Minahasa, Ny. drg. Basaria Manurung, Sp.BM., Danramil 06/Tomohon, Kapten Inf Hisyan Jambi, Uskup Keuskupan Manado, Monsinyur Benedrikus Estevanus Rolly Untu, MSC, Vikaris Episkopal Epikepan Tomohon, P.S. Benedrickus Pangkey, MSC., serta para pastor, dewan pastoral, dan tamu undangan lainnya.
Acara ditutup pada pukul 16.35 WITA dengan ucapan terima kasih dari panitia, dilanjutkan sesi foto bersama. Pawai resmi dinyatakan berakhir pada pukul 16.50 WITA.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Festival ini kembali menegaskan identitas religius Kota Tomohon sekaligus memperkuat kebersamaan umat dalam merayakan iman. (pink)










