Wulansulutnews.com- Musibah kebakaran menimpa keluarga Iroth Kereh dan keluarga Pangaila Welang di Desa Karumenga Jaga I, Kecamatan Langowan Utara, Rabu (29/4/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WITA.
Kobaran api tiba-tiba melalap sebuah rumah semi permanen berukuran 6 x 8 meter. Dalam waktu singkat, si jago merah menghanguskan sebagian besar bangunan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kedua keluarga harus menanggung kerugian material yang ditaksir mencapai Rp50 juta.
Saat kejadian, rumah diketahui dalam keadaan kosong. Para penghuni sedang berada di Desa Tempang Dua untuk menjenguk orang tua yang sakit. Kabar kebakaran itu pun menjadi pukulan berat bagi mereka.
Warga sekitar menjadi saksi awal munculnya api. Peristiwa itu diawali dari suara percikan mencurigakan dari dalam rumah. Tak lama kemudian, asap tebal terlihat mengepul dari bagian kamar belakang, disusul kobaran api yang semakin membesar.
Dengan peralatan seadanya, warga bersama aparat desa dan pihak kepolisian berupaya memadamkan api. Semangat gotong royong pun terlihat jelas di tengah situasi darurat tersebut, meski api dengan cepat menguasai bangunan.
Dua unit mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi akhirnya berhasil mengendalikan api, sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan telah memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa musibah bisa terjadi kapan saja. Kewaspadaan, terutama terhadap instalasi listrik di rumah, sangat penting untuk mencegah kejadian serupa. (pnk)










