Wulansulutnews.com- Balai Desa Sendangan, Kecamatan Kakas, Jumat (23/12/2026) pagi, menjadi ruang dialog yang sarat makna. Sejak pukul 09.10 Wita, masyarakat, pemerintah, dan aparat kepolisian duduk bersama dalam kegiatan Jumat Curhat Polres Minahasa, sebuah forum komunikasi dua arah guna menyerap aspirasi warga serta memperkuat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Minahasa Kompol Djonny Rumate, S.Sos., MAP, didampingi Kapolsek Kakas Ipda Fegy K. Lumantow, S.H., Kasat Binmas Polres Minahasa Iptu Haris Sukisman, dan Kasi Humas Polres Minahasa Iptu Noldi Mawuntu. Turut hadir perwakilan Danramil Kakas Serka Erwin Polli, Camat Kakas Ibu Rita Maindoka, S.H., para hukum tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga Desa Sendangan.
Kegiatan diawali dengan doa oleh Pdt. E. Karu, S.Th, kemudian dibuka secara resmi oleh Kapolsek Kakas. Dalam sambutannya, Ipda Fegy Lumantow menegaskan bahwa Jumat Curhat merupakan wadah strategis bagi Polri untuk mendengar langsung keluhan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Kecamatan Kakas.
Wakapolres Minahasa dalam penyampaiannya menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen nyata membangun Kamtibmas melalui komunikasi dua arah. Ia menyampaikan bahwa Jumat Curhat merupakan bagian dari Program Presisi Kapolri, yang membutuhkan peran aktif masyarakat agar pelaksanaannya berjalan efektif dan tepat sasaran.
Pada kesempatan tersebut, Wakapolres juga mensosialisasikan perubahan dalam KUHP baru, khususnya terkait perilaku sosial yang kerap terjadi di masyarakat. Ia menegaskan bahwa membuat keributan di tempat umum, terlebih dalam keadaan mabuk, kini memiliki konsekuensi hukum yang jelas. Selain itu, ia mengingatkan terkait tinggal serumah layaknya suami istri tanpa status perkawinan yang sah, yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan sosial.
Isu perkelahian pelajar turut menjadi perhatian serius dalam dialog. Wakapolres menekankan perlunya pembinaan berkelanjutan di lingkungan sekolah, dengan melibatkan kepolisian, pihak sekolah, orang tua, serta pemerintah setempat.
Selain itu, dibahas pula persoalan penggunaan badan jalan untuk pesta maupun acara duka, yang sering menimbulkan kemacetan dan gangguan keselamatan. Masyarakat diimbau agar berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kepolisian sehingga kegiatan sosial tetap berjalan tanpa mengganggu kepentingan umum.
Sementara itu, Kapolsek Kakas menyampaikan bahwa situasi Kamtibmas di Kecamatan Kakas hingga saat ini terpantau aman dan kondusif, meski dihadapkan pada keterbatasan jumlah personel. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan, terlebih menjelang pelaksanaan Pilhut.
Menutup kegiatan, Wakapolres Minahasa mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada warga, menghidupkan sistem pengamanan swakarsa, serta mendorong penyelesaian persoalan ringan di tingkat desa melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan.
Kegiatan ditutup dengan ucapan terima kasih dari Ketua Sekcam Kakas Maikel Pilander, S.E., dilanjutkan foto bersama dan jamuan kasih. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pukul 12.45 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan Jumat Curhat ini, Polres Minahasa kembali menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat hanya dapat terwujud melalui sinergi, komunikasi, dan kepedulian bersama antara Polri, pemerintah, dan masyarakat.










