Wulansulutnews.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Tim Penggerak PKK Kabupaten menggelar Sosialisasi Pencegahan Stunting di Balai Kemasyarakatan Desa Kiawa Dua Timur, Kecamatan Kawangkoan Utara, Selasa (2/12/2025).
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pencegahan stunting merupakan program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS., yang menjadi narasumber membawakan materi terkait pentingnya intervensi dini dalam percepatan penurunan stunting.
Dalam paparannya, Wabup Vanda menyampaikan bahwa upaya penurunan stunting tidak dapat berjalan tanpa dukungan menyeluruh dari semua elemen masyarakat.
“Mari jadikan pencegahan stunting sebagai gerakan bersama. Stunting bukan hanya tugas pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi tugas kita semua sebagai orang tua, keluarga, dan seluruh komponen masyarakat,” tegas Wabup Vanda.
Beliau juga memaparkan capaian Kabupaten Minahasa yang menunjukkan tren positif dalam penurunan prevalensi stunting.
“Berdasarkan SSGI Tahun 2024, angka stunting di Kabupaten Minahasa telah turun menjadi 19,4%, lebih rendah dari rata-rata nasional 19,8%. Kita juga patut bersyukur karena pada 7 Oktober lalu, Minahasa menerima penghargaan sebagai daerah yang berhasil menurunkan angka stunting kategori 8 Aksi Konvergensi Stunting di Sulawesi Utara,” jelasnya.
Meski begitu, Wabup menegaskan bahwa capaian tersebut bukan akhir dari perjuangan.
“Angka ini belum cukup. Kita harus terus berupaya mencapai target nasional 14%, bahkan menuju Minahasa Bebas Stunting tahun 2045, sejalan dengan program strategis ‘Generasi Emas Minahasa: Sehat, Cerdas, Unggul, dan Berdaya Saing’.
Wabup Vanda turut memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu, para nakes, serta perangkat desa yang hadir.
“Kalian adalah garda terdepan dalam pencegahan stunting. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan melalui program intervensi gizi, edukasi kesehatan, serta peningkatan layanan di desa-desa,” ucapnya.
Dalam penutup, Wabup mengajak seluruh masyarakat menjadikan Desa Kiawa Dua Timur sebagai contoh desa yang peduli dan berkomitmen dalam upaya pencegahan stunting.
“Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, saya percaya target penurunan stunting di Kabupaten Minahasa dapat dan pasti kita capai.”
Melalui memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Esa, Wabup Vanda Sarundajang secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting di Desa Kiawa Dua Timur.
Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap sosialisasi ini dapat memberikan manfaat luas, meningkatkan pemahaman masyarakat, serta memperkuat langkah kolektif menuju Minahasa yang sehat, cerdas, dan sejahtera. (pink)










