Lapas Tondano Panen Raya Kacang Batik, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

banner 468x60

Wulansulutnews.com– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano, Sulawesi Utara, melaksanakan panen raya kacang batik sebagai bagian dari program percepatan ketahanan pangan nasional. Panen ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Pemasyarakatan Sulut, Tonny Nainggolan, pada Kamis (27/11/2025).

Dalam kunjungannya, Tonny menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bukti nyata keseriusan Lapas Tondano dalam mendukung Asta Cita Presiden serta akselerasi program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait ketahanan pangan.

“Hari ini kita jelas menunjukkan keseriusan kita di dalam Asta Cita Bapak Presiden, dan akselerasi Bapak Menteri Imigran dan Pemasyarakatan tentang Ketahanan Pangan,” ujar Tonny di lahan Lapas Tondano.

Tonny menjelaskan bahwa Lapas Tondano diarahkan untuk fokus pada sejumlah kegiatan pertanian yang mendukung ketahanan pangan, termasuk penanaman jagung, padi, dan kacang.

Khusus panen kali ini, komoditas yang dihasilkan adalah Kacang Batik, yang selanjutnya akan diolah menjadi camilan siap saji “Kacang Laton” (Kacang Lapas Tondano).

“Kacang ini sendiri adalah kacang batik yang juga langsung diproduksi kembali menjadi kacang yang siap saji namanya Kacang Laton,” jelasnya.

Sebelum panen raya, Tonny Nainggolan turut meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Lapas Tondano.

Fasilitas ini hadir untuk mempermudah akses layanan masyarakat, mulai dari pelayanan pengaduan, informasi, hingga kunjungan.

Tonny mengapresiasi langkah digitalisasi layanan yang sudah diterapkan, termasuk ruang tunggu yang lebih nyaman, mesin antrian, serta integrasi sistem pelayanan berbasis digital.

“Terkait PTSP Lapas Tondano, harapannya ini untuk mempermudah rangkaian pelayanan. Kita sudah melihat ruang tunggu, mesin antri, pelayanan dengan sistem digital, sampai pelayanan di ruang kunjungan,” ungkapnya.

Lapas Tondano juga tengah menyiapkan fitur pendaftaran kunjungan online. Masyarakat nantinya dapat mendaftar dari rumah dan menerima nomor antrian berupa QR Code, yang akan dipindai atau dicetak saat tiba di meja pelayanan.

Selain itu, akan disediakan loket prioritas bagi penyandang disabilitas, lanjut usia, dan kelompok prioritas lainnya.

Kepala Lapas Tondano menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari jajaran pimpinan wilayah maupun pusat. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inovasi, baik dalam bidang pelayanan maupun program ketahanan pangan.

“Semua yang kami lakukan tentu merupakan dukungan dari pimpinan kami di wilayah maupun pusat. Mudah-mudahan Lapas Tondano bisa terus mengembangkan inovasi sebagai dukungan kepada Bapak Menteri maupun Bapak Presiden,” tutup Kalapas Tondano. (pink)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60