Wulansulutnews.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Tamako, Torkis Freddy Siregar, memimpin langsung kegiatan pembersihan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di Kampung Binala, Kecamatan Tamako, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan pejabat struktural, pegawai, peserta magang, serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pembersihan dilakukan sebagai langkah awal mempersiapkan lahan agar siap dimanfaatkan untuk penanaman berbagai jenis tanaman guna mendukung program ketahanan pangan.
Melalui kegiatan ini, area SAE ditata agar lebih bersih, rapi, dan produktif. Pemanfaatan lahan tersebut diharapkan dapat menunjang program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendorong pengembangan keterampilan di bidang pertanian.
Kepala Lapas Tamako, Torkis Freddy Siregar, mengatakan bahwa pembersihan lahan merupakan tahap awal yang penting sebelum proses penanaman dilaksanakan. Persiapan yang matang diperlukan agar pemanfaatan lahan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Pembersihan ini merupakan tahap awal untuk mempersiapkan lahan sebelum dilakukan penanaman berbagai jenis tanaman yang mendukung ketahanan pangan,” ujar Torkis.
Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan bagi warga binaan. Keterlibatan mereka dalam pembersihan dan penataan lahan menjadi kesempatan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui pengelolaan lahan SAE secara berkelanjutan, Lapas Kelas III Tamako berharap warga binaan dapat memperoleh pengalaman dan keterampilan kerja produktif yang berguna sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Langkah ini sekaligus menjadi wujud pemanfaatan lahan secara produktif untuk mendukung ketahanan pangan, memperkuat pembinaan kemandirian, serta mempersiapkan warga binaan agar mampu menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidana. (pnk)




