Wulansulutnews.com– Pemerintah Kabupaten Minahasa terus mempercepat transformasi digital dalam pelayanan publik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Jemput Bola (Jebol) Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan layanan administrasi kependudukan yang digelar di Balai Desa Kayuuwi, Kecamatan Kawangkoan Barat, Selasa (19/01/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS., mewakili Bupati Minahasa. Kehadiran Wakil Bupati menegaskan keseriusan Pemkab Minahasa dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang mudah, cepat, dan menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa.
Program Jebol IKD dilaksanakan oleh Praja IPDN Angkatan XXXV Kampus Sulawesi Utara, dengan dukungan penuh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Minahasa.
Turut mendampingi Wakil Bupati, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Minahasa Meidy Rengkung, SH, MAP, serta Camat Kawangkoan Barat Heppie Lumintang serta Pemerintah Desa yang ada di kawangkoan barat.
Melalui layanan jemput bola ini, masyarakat Desa Kayuuwi, masyarakat kawangkoan raya dan sekitarnya dapat langsung melakukan aktivasi IKD sekaligus mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dukcapil.
Dalam sambutan Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si., MAP., yang dibacakan Wakil Bupati, ditegaskan bahwa Pemkab Minahasa berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, transparan, dan merata.
“Jemput bola ini merupakan bukti bahwa negara hadir di tengah masyarakat. Tidak menunggu, tetapi mendatangi dan melayani,” ujar Wabup Vasung saat membacakan sambutan.
Aktivasi IKD disebut sebagai langkah strategis menuju transformasi digital pemerintahan. IKD tidak hanya mengubah KTP fisik menjadi digital, tetapi juga membangun sistem administrasi kependudukan yang modern, aman, dan terintegrasi.
Wabup Vasung juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut dengan baik serta memastikan data kependudukan tertib, valid, dan mutakhir sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
Kepada para Praja IPDN, Wakil Bupati menyampaikan pesan agar menjadikan kegiatan ini sebagai pembelajaran lapangan yang berharga.
“Kalian hadir bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani. Pegang teguh nilai LDR Loyal, Disiplin, dan Respekbsebagai jati diri Praja IPDN,” pesan Wabup Vasung.
Sementara itu, Wakil Bupati Minahasa, Bandara Sarundajang, SS., menegaskan bahwa Jebol IKD merupakan bagian dari percepatan digitalisasi pelayanan publik di Kabupaten Minahasa.
“Pelayanan harus hadir di tengah masyarakat. Dengan Jebol IKD, warga tidak perlu jauh-jauh ke kantor, cukup datang ke balai desa dan semua bisa dilayani,” tegasnya.
Pemkab Minahasa berharap kegiatan Jebol IKD dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah, guna meningkatkan tertib administrasi kependudukan serta mendukung terwujudnya sistem pemerintahan berbasis digital di Kabupaten Minahasa. (pink)










