Wulansulutnews.com– Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan di wilayah Kecamatan Kawangkoan Barat. Polsek Kawangkoan Barat melaksanakan kegiatan penanaman jagung kuartal I dengan sistem Tanpa Olah Tanah (TOT) di Perkebunan “TEPE”, Desa Kanonang Satu, Selasa (13/1/2026).
Kegiatan penanaman jagung tersebut dilaksanakan di atas lahan seluas kurang lebih 1.5 hektare milik petani setempat, Bapak Ramli Rawis, dengan dukungan penuh jajaran Polsek Kawangkoan Barat.
Kapolsek Kawangkoan Barat IPDA Rinto Langi memimpin langsung kegiatan ini, didampingi Waka Polsek IPDA Dennie Setiawan, S.E, bersama seluruh personel Polsek Kawangkoan Barat yang turut ambil bagian secara aktif dalam proses penanaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kawangkoan Barat, Heppie Lumintang, SH, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Kawangkoan Barat, Ibu Nova Poli, SP, bersama tim penyuluh pertanian, Hukum Tua Desa Kanonang Satu Bapak Lucky Kasenda, SE, M.Si, serta Sekretaris Desa Kanonang Satu, Heppy Walangitan.
Penanaman jagung dilakukan dengan sistem TOT, yakni tanpa pengolahan tanah terlebih dahulu. Metode ini dilakukan dengan cara membuat lubang tanam di permukaan tanah menggunakan cangkul, kemudian menanam 2 hingga 3 benih jagung pada setiap lubang. Seluruh proses penanaman berlangsung secara gotong royong, melibatkan petani, penyuluh pertanian, pemerintah desa, serta personel Polsek Kawangkoan Barat.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergitas antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan instansi pertanian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Kawangkoan Barat. (pink)










