Tak Lagi Takut Biaya Rumah Sakit, Warga Kakas Rasakan Manfaat Nyata BPJS Kesehatan

banner 468x60

Wulansulutnews.com– Rasa syukur dan lega kini dirasakan Fiiamda Nuos (35), warga Desa Kaweng, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa. Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan menjadi penyelamat saat anaknya harus menjalani pengobatan di rumah sakit. Tondano (23/6/2026).

Sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), Fiiamda tidak perlu memikirkan biaya pelayanan kesehatan karena iurannya ditanggung oleh pemerintah. Baginya, program ini menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Fiiamda mengaku sempat diliputi rasa cemas ketika anaknya jatuh sakit dan membutuhkan perawatan medis. Dengan penghasilan keluarga yang hanya mengandalkan pekerjaan suami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, biaya rumah sakit menjadi kekhawatiran terbesar.

Namun kecemasan itu berubah menjadi rasa tenang setelah mengetahui seluruh biaya pengobatan anaknya dijamin melalui BPJS Kesehatan.

“BPJS Kesehatan sangat membantu saya, karena saya tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk biaya pengobatan anak saya. Saya sangat terbantu melalui bantuan pemerintah,” ungkap Fiiamda.

Pengalaman tersebut membuatnya semakin menyadari pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Menurutnya, sakit bisa datang kapan saja tanpa diduga, sementara kondisi ekonomi tidak selalu memungkinkan untuk menanggung biaya pengobatan yang besar.

“Penghasilan kami hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau harus memikirkan biaya pengobatan, tentu sangat berat. Untungnya ada BPJS Kesehatan yang menjamin kami saat sakit,” tuturnya.

Lebih dari sekadar bantuan biaya, Fiiamda juga merasakan pelayanan kesehatan yang diberikan tanpa membedakan status peserta. Ia merasa mendapatkan hak pelayanan yang sama seperti peserta lainnya.

Karena itu, ia menilai kepesertaan dalam Program JKN sangat penting dimiliki setiap keluarga, terutama bagi masyarakat yang rentan secara ekonomi. Menurutnya, jaminan kesehatan bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga memberikan rasa aman bagi seluruh anggota keluarga.

Di akhir kisahnya, Fiiamda mengajak masyarakat yang belum terdaftar untuk segera menjadi peserta JKN agar memiliki perlindungan kesehatan sejak dini.

“Ibarat sedia payung sebelum hujan, lebih baik memiliki jaminan kesehatan sebelum sakit datang. Dengan menjadi peserta JKN, kita tidak lagi dihantui kekhawatiran biaya saat membutuhkan pengobatan,” ujarnya.

Program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan terus menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam memberikan akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia. Melalui berbagai inovasi dan perluasan layanan, diharapkan tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan pengobatan hanya karena keterbatasan biaya. (pnk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *