Minahasa Menuju Daerah Asri: Bank Sampah Dihidupkan

banner 468x60

Wulansulutnews.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa memperketat kebijakan pengelolaan lingkungan dengan mengaktifkan kembali bank sampah serta membatasi penggunaan plastik sekali pakai di seluruh jajaran birokrasi.

Kebijakan ini merupakan dukungan nyata terhadap program nasional “Gerakan Indonesia Asri” yang dicanangkan Pemerintah Pusat.

Instruksi strategis tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, yang dibacakan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Minahasa, Vicky Ch. Tanor, pada Apel Kerja Bakti Massal di Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Jumat (13/2/2026).

Apel dihadiri jajaran pejabat daerah mulai dari Asisten, Inspektur, kepala perangkat daerah, camat, hingga lurah.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa komitmen menjaga kelestarian lingkungan harus diwujudkan melalui langkah konkret, terukur, dan berkelanjutan.

Instruksi pertama menitikberatkan pada penguatan tata kelola sampah di tingkat desa dan kelurahan. Para camat, lurah, dan hukum tua diminta berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup agar setiap wilayah memiliki bank sampah yang aktif dan berfungsi optimal.

Tidak hanya membentuk unit baru, pemerintah juga mendorong pengaktifan kembali bank sampah yang selama ini tidak berjalan. Pengelolaan akan melibatkan partisipasi masyarakat, mulai dari PKK, Karang Taruna, sekolah, hingga komunitas keagamaan.

Instruksi kedua adalah pembatasan ketat penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan instansi pemerintah. Larangan mencakup botol minuman kemasan, gelas plastik, sedotan, serta kantong plastik dalam setiap kegiatan resmi.

“Mulai saat ini, seluruh perangkat daerah wajib membatasi dan secara bertahap menghentikan penggunaan plastik sekali pakai. Sebagai gantinya, kita dorong penggunaan tumbler dan wadah makanan ramah lingkungan,” ujar Vicky Tanor saat membacakan sambutan Bupati.

Perubahan pola konsumsi di lingkungan birokrasi ini diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat luas. Setiap pengurangan penggunaan plastik dinilai sebagai kontribusi nyata daerah dalam menekan polusi lingkungan.

Kegiatan apel ditutup dengan aksi kerja bakti massal di sejumlah titik strategis di Tondano dan sekitarnya yang diikuti seluruh aparatur sipil negara. (Pink)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60