Dari Cinta untuk Desa, Nowdy Turangan Memilih Melayani Tanpa Pamrih

banner 468x60

Wulansulutnews.com– Di balik sosok sederhana Bpk. Nowdy Turangan Poli, tersimpan cerita tentang kepedulian yang tidak banyak diketahui orang. Jauh sebelum mencalonkan diri sebagai Hukum Tua Desa Tounelet, ia telah lebih dulu menunjukkan apa arti melayani dengan tindakan nyata.

Sejak tahun 2017, Nowdy menggunakan kendaraan pribadinya untuk membantu mengangkut sampah warga. Tanpa bayaran, tanpa pamrih. Bahkan, ia sendiri yang turun langsung membersihkan lingkungan desa hampir setiap hari.

Kebiasaan ini bukan hal baru. Saat masih menjabat sebagai Bendahara Desa, ia sudah memulai program kebersihan tersebut. Baginya, menjaga lingkungan bukan sekadar program kerja, tapi bentuk tanggung jawab terhadap tempat ia lahir dan dibesarkan.

Bagi Nowdy, desa Tounelet bukan hanya tempat tinggal, tapi bagian dari hidupnya. Karena itu, ia memilih untuk berbuat, meski tanpa sorotan.

“Kalau kita cinta desa ini, kita harus mulai dari hal kecil,” menjadi prinsip yang ia jalani.

Kini, saat maju sebagai calon Hukum Tua, ia tidak datang dengan janji-janji kosong. Program yang ia bawa adalah kelanjutan dari apa yang sudah ia lakukan selama ini tinggal diperkuat dan dikembangkan bersama masyarakat.

Dengan semangat “Jujur, Tegas dan Religius” serta slogan “Dengan Iman Melayani, Dengan Tindakan”, Nowdy Turangan ingin menghadirkan pemerintahan desa yang demokratis dan pembangunan yang merata demi kesejahteraan masyarakat Tounelet.

Bagi warga, yang ditunjukkan Nowdy bukan sekadar kata-kata. Ini adalah bukti nyata bukan sekadar janji. (pnk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *