BESTARI SAINTEK Hadir di Minahasa, Pemkab Dorong Pertanian Berbasis Teknologi dan Inovasi

banner 468x60

Wulansulutnews.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa mendorong pemanfaatan sains, teknologi dan inovasi untuk memperkuat sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, saat mewakili Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si, MAP, dalam kegiatan Sosialisasi dan Penyamaan Persepsi Program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (BESTARI SAINTEK) Tahun 2026, Kamis (27/8/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kegiatan yang digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Minahasa, perguruan tinggi, peneliti, kelompok tani, pemuda dan masyarakat dalam menghadirkan inovasi yang dapat diterapkan langsung di lapangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa.

Program BESTARI SAINTEK merupakan kolaborasi yang melibatkan Universitas Negeri Manado (UNIMA), Kelompok Tani Tumaar Ne Pemuda, Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Reportase Kawanua.

Dalam sambutan Bupati Minahasa yang dibacakannya, Lynda menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim peneliti dan mitra yang telah memilih Kabupaten Minahasa sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program.

Menurutnya, BESTARI SAINTEK merupakan langkah penting dalam membangun ekosistem kehidupan masyarakat yang berbasis pada sains, teknologi, inovasi dan pemberdayaan masyarakat.

“Diharapkan program BESTARI SAINTEK dapat menjadi jembatan yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Hasil penelitian jangan berhenti di ruang-ruang akademik, tetapi harus dapat diterapkan di lapangan dan memberikan manfaat langsung bagi petani, kelompok masyarakat, pemuda, pelaku usaha serta pemerintah desa,” ujar Lynda.

Ia juga mengajak kelompok tani dan masyarakat untuk terbuka terhadap inovasi, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian.

Pertanian Minahasa, kata Lynda, perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi sehingga mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi dan kualitas hasil pertanian, sekaligus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Pemkab Minahasa juga terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan dan pekarangan untuk menanam berbagai kebutuhan pangan keluarga.

“Gerakan menanam di pekarangan merupakan langkah sederhana, tetapi apabila dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan dampak besar terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Lebih jauh, kegiatan sosialisasi dan penyamaan persepsi ini diharapkan menjadi momentum untuk menyatukan tujuan serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, peneliti, kelompok tani, pemuda dan masyarakat.

“Dengan kolaborasi yang kuat, ilmu pengetahuan yang tepat guna, teknologi yang sesuai kebutuhan, serta semangat gotong royong, kita dapat membangun Minahasa yang semakin maju, mandiri, produktif dan sejahtera,” tandasnya.

Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Sekda Lynda Watania yang mewakili Bupati Minahasa.

Ia berharap pelaksanaan BESTARI SAINTEK Tahun 2026 dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat Minahasa.

“Mari kita bersinergi, berinovasi, dan bekerja bersama untuk Minahasa yang semakin hebat,” pungkasnya. (pnk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *