Wulansulutnews.com- Upaya memperkuat sistem penanggulangan bencana dan layanan pencarian serta pertolongan (SAR) di Kabupaten Minahasa terus dimatangkan.
Hal itu ditandai dengan audiensi dan kunjungan kerja Kepala Basarnas Sulawesi Utara bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa yang berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi.
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa beserta jajaran.
Sementara dari pihak Basarnas Sulawesi Utara hadir Kepala Basarnas Sulut George L.M. Randang, S.IP., MAP, didampingi Kepala Seksi Operasi Ida Bagus Nyoman Ngurah Asmara, SH, serta Kepala Subbagian Umum dan Keuangan Deddy Gosal, SE.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah agenda strategis yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah Minahasa yang memiliki potensi bencana serta kawasan wisata dan perairan yang cukup luas.
Salah satu poin utama yang menjadi pembahasan adalah rencana pendirian Unit atau Pos Basarnas di Kabupaten Minahasa. Kehadiran pos tersebut dinilai sangat penting untuk mempercepat waktu respons (response time) dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan apabila terjadi keadaan darurat maupun bencana.
Selain itu, Pemkab Minahasa dan Basarnas Sulut juga sepakat memperkuat sinergi di berbagai sektor.
Di bidang pendidikan, akan didorong pelaksanaan simulasi evakuasi keadaan darurat yang melibatkan siswa dan tenaga pendidik sebagai bagian dari edukasi kesiapsiagaan bencana sejak dini.
Sementara pada sektor pariwisata, kerja sama difokuskan pada peningkatan aspek Safety Tourism melalui penempatan personel dan pos pemantauan SAR terpadu di kawasan perairan Danau Tondano maupun pantai-pantai wisata di Minahasa. Selain itu, para pengelola destinasi wisata dan pemandu lokal akan didorong mengikuti pelatihan water rescue guna menjamin standar keselamatan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Di sektor perikanan, pembentukan pos siaga SAR menjadi langkah penting untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kecelakaan yang melibatkan nelayan, kapal karam, maupun laporan orang hilang di wilayah laut dan danau.
Melalui sinergi ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Basarnas Sulawesi Utara berharap pelayanan pencarian dan pertolongan semakin optimal, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan kondisi darurat demi memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat. (pnk)










