Ibadah Oikumene Jadi Momentum Penguatan Integritas, Bupati Robby Dorong Kinerja ASN 

banner 468x60

Wulansulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa kembali meneguhkan semangat kebersamaan, integritas dan pelayanan publik melalui Ibadah Oikumene Pemkab Minahasa yang digelar di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Rabu (9/9/2026).

Ibadah yang dilaksanakan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tersebut dihadiri Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si., serta Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, SE.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Turut hadir para Asisten, Staf Ahli Bupati, Inspektur Daerah, Sekretaris DPRD, para kepala badan, kepala dinas, kepala satuan, Direktur RSUD, Direktur PDAM, para kepala bagian hingga seluruh camat se-Kabupaten Minahasa. Ibadah juga diikuti ASN dan PPPK di lingkungan Pemkab Minahasa bersama para hamba Tuhan dan pelayan gereja.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa Ibadah Oikumene tidak semestinya hanya menjadi agenda rutin pemerintahan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi ruang untuk memperbarui iman, mempererat persaudaraan serta menguatkan kembali komitmen aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Ibadah ini bukan sekadar agenda rutin pemerintahan, tetapi menjadi momentum untuk memperbaharui iman, memperkuat persaudaraan, dan mengingatkan kita bahwa setiap tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Menurutnya, aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan setiap kebijakan dan pelayanan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, nilai-nilai iman dan moral harus berjalan seiring dengan profesionalisme serta integritas dalam menjalankan tugas.

“Sebagai aparatur pemerintah, kita dipanggil bukan hanya untuk bekerja, tetapi untuk melayani dengan hati, bekerja dengan integritas, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Minahasa,” tegasnya.

Memasuki penghujung Triwulan III tahun 2026, perhatian Bupati juga diarahkan pada pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan serta pembangunan daerah.

Robby meminta seluruh perangkat daerah melakukan evaluasi secara berkala terhadap realisasi program, penyerapan anggaran dan pencapaian target kinerja.

Ia mengingatkan agar pekerjaan tidak ditunda hingga mendekati akhir tahun. Program yang telah direncanakan harus segera dipersiapkan dan dilaksanakan secara terukur dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

” Jangan sampai pekerjaan menumpuk di akhir tahun. Setiap perangkat daerah harus melakukan evaluasi secara berkala, mempercepat pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan, namun tetap berpedoman pada aturan, transparansi dan akuntabilitas,” ujar Bupati.

Penegasan tersebut menjadi dorongan bagi jajaran Pemkab Minahasa untuk memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah sekaligus memastikan setiap program pemerintah dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Selain kinerja pemerintahan, Bupati Robby turut mengingatkan jajaran pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering.

Potensi El Niño dan kondisi lingkungan yang lebih kering dinilai perlu diantisipasi, terutama terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan, perkebunan maupun permukiman.

Bupati mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Persoalan kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian Bupati. Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi merupakan kewajiban bersama.

Kesadaran tersebut, kata dia, harus dimulai dari lingkungan kerja, tempat tinggal hingga ruang publik. Aparatur pemerintah pun diharapkan mampu menjadi teladan dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat.

Menutup sambutannya, Bupati Robby mengajak seluruh jajaran Pemkab Minahasa untuk membangun budaya kerja dalam semangat kebersamaan sebagai satu keluarga besar.

“Saya mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk bekerja sebagai satu keluarga besar untuk mewujudkan Minahasa yang semakin maju, sejahtera dan berkeadilan,” ungkapnya.

Bupati berharap Ibadah Oikumene tersebut dapat menjadi momentum bagi seluruh aparatur untuk memperoleh hikmat, kesehatan, kekuatan dan penyertaan Tuhan dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawab pemerintahan.

Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, Ibadah Oikumene menjadi ruang refleksi bersama bagi jajaran Pemkab Minahasa untuk memperkuat komitmen pelayanan publik.

Dengan fondasi iman, integritas, profesionalisme dan semangat kebersamaan, Pemkab Minahasa diharapkan semakin mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang responsif, akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (pnk)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *