Wulansulutnews.com – Desa Kayuuwi Satu, Kecamatan Kawangkoan Barat, menjadi pusat perhatian dalam pelaksanaan Penjaringan Desa Berprestasi Tahun 2026 sekaligus Penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang digelar pada Jumat (19/6/2026).
Mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si., didampingi Asisten I, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Riviva Maringka, M.Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Minahasa Alexander Mamesah, S.STP., M.Si., Camat Kawangkoan Barat Heppie Lumintang, SH, serta Hukum Tua Desa Kayuuwi Satu Vanly S. Rorimpandey bersama jajaran pemerintah kecamatan dan desa.
Dalam sambutan Bupati Minahasa yang dibacakan Sekretaris Daerah, Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah menetapkan Desa Kayuuwi Satu sebagai salah satu nominator dalam penjaringan desa berprestasi tingkat provinsi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa, kami menyampaikan selamat datang kepada Tim Penilai Provinsi Sulawesi Utara. Kehadiran Tim Penilai Provinsi merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Watania.
Ia menegaskan bahwa lomba desa bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana evaluasi terhadap perkembangan desa sekaligus sarana untuk mendorong lahirnya inovasi, kreativitas, dan semangat gotong royong dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Menurutnya, berbagai aspek menjadi perhatian dalam penilaian, mulai dari tata kelola pemerintahan desa, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, ketahanan pangan, pengelolaan potensi desa, hingga partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
“Desa Kayuuwi Satu hadir pada momentum ini sebagai representasi semangat masyarakat Minahasa yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, budaya mapalus, serta komitmen untuk terus membangun desa,” ujar watania.
Watania juga mengapresiasi kerja keras pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah mempersiapkan diri serta menunjukkan berbagai capaian pembangunan desa.
“Saya percaya keberhasilan sebuah desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, kekuatan kelembagaan masyarakat, tingkat partisipasi warga, serta kemampuan desa dalam mengelola potensi yang dimiliki secara berkelanjutan,” tambahnya.
Ia optimistis Desa Kayuuwi Satu mampu menampilkan berbagai karya terbaik, mulai dari inovasi, administrasi pemerintahan, hingga prestasi yang telah diraih selama ini.
“Kami sangat yakin pemerintah desa bersama seluruh masyarakat sudah siap menampilkan karya-karya terbaik. Sampaikan semuanya secara objektif kepada tim penilai agar Desa Kayuuwi Satu dapat menjadi nominasi desa terbaik tingkat provinsi bahkan melangkah ke tingkat nasional,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Provinsi Sulawesi Utara yang juga Kepala Dinas PMD Provinsi Sulut, Novita Lumintang, SSTP., MAP, menjelaskan bahwa tahun ini mekanisme yang digunakan adalah penjaringan desa dan kelurahan berprestasi, bukan sekadar penilaian lomba.
Menurutnya, penjaringan dilakukan untuk memastikan kualitas tata kelola pemerintahan desa, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat benar-benar berjalan sesuai regulasi dan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa kualitas pelayanan publik di desa ini memang sudah menjadi budaya kerja yang berkelanjutan, bukan hanya karena sedang mengikuti lomba. Pelayanan yang baik harus terus dipertahankan dan ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Lumintang.
Ia menambahkan, sejumlah indikator utama menjadi fokus penjaringan, di antaranya tata kelola pemerintahan desa, inovasi pelayanan publik, penguatan kelembagaan desa, pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi desa, hingga implementasi program prioritas nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih dan berbagai program strategis pemerintah lainnya.
Lumintang juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen desa, mulai dari pemerintah desa, BPD, PKK, Posyandu, LPM, hingga Karang Taruna dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Di sisi lain, Hukum Tua Desa Kayuuwi Satu, Vanly S. Rorimpandey, menyatakan optimistis mampu memberikan hasil terbaik dalam penjaringan Desa Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026. Menurutnya, berbagai capaian yang ditampilkan merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat yang selama ini terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan.
“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Kayuuwi Satu untuk mewakili Kabupaten Minahasa. Berbagai inovasi, program pemberdayaan masyarakat, pelayanan publik, serta pembangunan yang telah dilaksanakan merupakan hasil kerja sama seluruh masyarakat. Kami optimistis mampu memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Minahasa,” ujar Rorimpandey.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan penjaringan desa berprestasi.
Dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa, semangat gotong royong masyarakat, serta berbagai inovasi yang telah dilaksanakan, Desa Kayuuwi Satu optimistis mampu mengharumkan nama Kabupaten Minahasa dan menjadi salah satu kandidat kuat Desa Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026. (pnk)










