Wulansulutnews.com– Dalam upaya mendukung program swasembada jagung nasional, jajaran Polsek Kawangkoan bersama pemerintah Desa dan kecamatan kawangkoan barat serta penyuluh pertanian dan Kelompok Tani Diakonia Tombasian Atas, melaksanakan kegiatan penanaman jagung Kuartal I Tahun 2026, Senin (9/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WITA tersebut dilaksanakan di lokasi perkebunan Pararangen, Kecamatan Kawangkoan Barat. Penanaman dilakukan menggunakan bibit jagung jenis BISI RK 457 bersama Kelompok Tani Diakonia Tombasian Atas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolsek Kawangkoan IPDA Dennie Setiawan, SE, Camat Kawangkoan Barat Heppi Lumintang, SH, Hukum tua desa Tombasian Atas, Treis Rawung, Kepala BPP Kecamatan Kawangkoan Barat Aneke Poli, SP, Kepala BPP Kecamatan Kawangkoan Dwi Pristiani, SP, Ketua Kelompok Tani Diakonia Tombasian Atas Joutje Wilar, serta Bhabinkamtibmas Aipda S. Tumilaar.
Penanaman jagung dilakukan menggunakan sistem Tanpa Olah Tanah (TOT) dengan memanfaatkan alat penanam jagung dari pihak pertanian. Secara simbolis, penanaman pertama dilakukan oleh Camat Kawangkoan Barat Heppi Lumintang, yang kemudian diikuti oleh Wakapolsek Kawangkoan, para kepala BPP, Bhabinkamtibmas, serta anggota kelompok tani yang hadir.
Camat Kawangkoan Barat Heppi Lumintang, SH menyampaikan apresiasi atas keterlibatan semua pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, kepolisian, penyuluh pertanian, dan kelompok tani sangat penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Polsek Kawangkoan, para penyuluh pertanian, serta kelompok tani yang terus bersemangat mengembangkan sektor pertanian. Melalui kegiatan penanaman jagung ini, kami berharap produksi jagung di Kecamatan Kawangkoan Barat semakin meningkat dan dapat mendukung program swasembada pangan,” ujar Lumintang.
Sementara itu, Wakapolsek Kawangkoan IPDA Dennie Setiawan, SE mengatakan bahwa keterlibatan kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga siap bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memotivasi para petani untuk terus meningkatkan produksi jagung di wilayah Kawangkoan Barat,” ungkap Dennie.
Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan para petani dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produksi jagung di wilayah Kecamatan Kawangkoan Barat.
Seluruh rangkaian kegiatan penanaman jagung tersebut berlangsung dengan lancar dalam keadaan aman dan kondusif. (pink)









