Wulansulutnews.com- Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa, Martina Watok Dondokambey-Lengkong, SE., menghadiri sekaligus membuka secara langsung kegiatan hari ketiga Sosialisasi Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas yang diselenggarakan oleh Pokja III TP-PKK Kabupaten Minahasa.
Dalam kegiatan tersebut, Martina tidak hanya membuka kegiatan, tetapi juga membawakan materi mengenai pentingnya ketahanan pangan berbasis masyarakat dalam mendukung terwujudnya keluarga yang mandiri dan masyarakat yang tangguh.
Menurut Martina, ketahanan pangan merupakan bagian penting dalam pembangunan keluarga karena ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan menjadi salah satu fondasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh kader TP-PKK untuk terus mengambil peran aktif dalam mendorong pemanfaatan berbagai potensi pangan lokal yang tersedia di lingkungan masing-masing.
“Ketahanan pangan merupakan bagian penting dalam mewujudkan keluarga yang mandiri dan masyarakat yang tangguh,” ujar Martina.
Ia juga mendorong para kader untuk meningkatkan keterampilan serta mengembangkan berbagai inovasi dan upaya sederhana yang dapat mendukung ketersediaan pangan, mulai dari tingkat keluarga hingga masyarakat.
Martina berharap, sosialisasi tersebut tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi dapat diterapkan dan dikembangkan oleh para kader di tengah masyarakat.
“Semoga melalui kegiatan ini, para kader semakin memahami peran pentingnya sebagai penggerak di tengah masyarakat dan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan masing-masing,” harapnya.
Kegiatan Sosialisasi Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas ini menjadi bagian dari upaya TP-PKK Kabupaten Minahasa dalam memperkuat kapasitas kader sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang dimulai dari keluarga.
Melalui peran aktif kader di setiap wilayah, TP-PKK Minahasa diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak dalam pemanfaatan potensi lokal, peningkatan keterampilan masyarakat serta penguatan ketahanan keluarga menuju masyarakat Minahasa yang semakin mandiri dan sejahtera. (pnk)









